CABOISME
Penulis : eL Ramadhan Entah dari mana istilah cakar bongkar alias cabo muncul pertama kali dimasyarakat kita. Istilah ini lebih teknis operasional jika merujuk pada suatu aktivitas untuk mencari baju bekas. Kemungkinan karena baju bekas itu dijual dengan cara ditumpuk dalam jumlah banyak mengharuskan setiap pembeli untuk membongkarnya dan memilihnya sendiri. Seperti ayam yang mencakar-cakar tanah untuk mencari makanan bisa jadi istilah cakar dan bongkar itu kemudian disematkan masyarakat kita. Untuk mendapatkan baju cabo dengan kualitas yang terlihat baru, pembeli bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk memilih baju yang di inginkan. Cabo begitu mendapat peminat karena harganya terkangkau bahkan dibilang murah. Aktivitas membeli barang bekas bukan hanya terjadi di Indonesia tapi juga hampir disemua Negara didunia ini. Dalam bahasa inggris cabo di istilahkan dengan Trhifting . Tujuan utamanya adalah untuk berhemat. Belakangan cabo menjadi perbincangan karena kegusaran ...